Alasan Farhan Perbolehkan Siswa Studi Tour di Bandung Jawa Barat
- bdg. bkpsdm
VIVAJabar - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah mengeluarkan larangan studi tour untuk seluruh siswa yang ada di Jawa Barat, larangan itu tidak boleh studi tour ke luar Jawa Barat.
Kang Dedi, begitu sapaan akrabnya melarang studi tour ke luar Jawa Barat untuk menjaga ketenangan para orang tua.
Dedi tidak ingin para orangtua siswa mengeluarkan biaya-biaya lagi diluar kepentingan pendidikan, katanya dalam berbagai media.
Kebijakan yang dibuat Gubernur kontroversial ini pun menuai pro kontra, buktinya terjadi demontrasi di Gedung Sate yang meminta larangan tersebut dicabut.
Namun Dedi tetap dengan komitmen nya semula, tidak akan menarik keputusan yang sudah dibuat nya.
Justru menurut Dedi, demonstrasi yang terjadi sampai blokade Jembatan Senopati itu semakin memperjelas bahwa studi tour itu piknik dan rekreasi saja.
"Jadi semakin jelas bahwa kegiatan studi tour itu adalah kegiatan piknik, rekreasi, "ucapnya.
Karena menurut Dedi yang dilarang dalam studi tour itu bukan kepariwisataan, sementara yang demo kemarin itu asosiasi pengusaha kepariwisataan, bahkan ada dukungan dari asosiasi jeep di Jogjakarta, katanya.
Berbeda dengan Gubernur nya, Farhan Walikota Bandung justru memperbolehkan warga Bandung studi tour.
Walikota Bandung, Muhammad Farhan tidak akan membatasi kegiatan studi tour yang diselenggarakan sekolah, walaupun ke luar Jawa Barat.
Namun Walikota Bandung ini menegaskan studi itu dibolehkan asal tidak ada kaitannya dengan prestasi akademik, misal yang tidak ikut harus ada tugas ini atau itu.
"Studi tour ya studi tour saja, " katanya.
Kalau berkenan dipersilakan studi tour, jika tidak maka tidak boleh dipaksakan, kata Farhan kepada media.