Dwi Hartono Diduga Otak di Balik Kasus Ilham Pradipta
- Instagram @sangatta.pride
"Karyawan yang meninggal itu kita sedang melakukan pendalaman, kita juga prihatin, sepertinya diculik, saya lihat di videonya itu dimasukin mobil, terus dibawa, tahu-tahu meninggal tadi pagi," kata Hery.
Dia menambahkan bahwa pihaknya bersama kepolisian terus mendalami motif di balik kasus ini, termasuk apakah terkait kredit atau faktor lain.
Polda Metro Jaya telah menangkap otak utama kasus ini.
Dari total 8 pelaku, empat bertugas menculik Ilham Pradipta (AT, RS, RAH, EW) dan empat menjadi otak pembunuhan (DH/Dwi Hartono, YJ, AA, C).
Adrianus Agal, kuasa hukum EW, mengatakan bahwa para pelaku penculikan hanya menerima uang muka (DP) dari total pembayaran yang dijanjikan, tidak lebih dari Rp50 juta.
"Kalau mereka tahu bahwa ini berujung pada pembunuhan, tentu mereka akan menolak. Kami orang Katolik, tidak mungkin menyetujui hal seperti ini," tegas Adrianus.
Para pelaku penculikan awalnya hanya diperintahkan menjemput paksa korban dan menyerahkannya kepada seseorang berinisial F.
Namun beberapa jam kemudian, mereka kembali mendapati korban sudah tidak bernyawa.
Profil Dwi Hartono
Dwi Hartono lahir di Lahat, Sumatera Selatan, 6 Oktober 1985.
Dia dikenal sebagai pengusaha di berbagai bidang, mulai dari properti, perkebunan, trading, pendidikan, e-commerce, fashion, hingga skincare.
Dia juga merupakan pendiri Guruku.com dan dikenal sebagai motivator bisnis.
Karier bisnisnya dimulai dari membuat warnet, rental game online, PlayStation, coffee shop, hingga warung tegal (warteg).
Namun tiga tahun terakhir, usaha dan rumah tangganya dilaporkan mengalami kebangkrutan.