Pesan Haru Ayah Affan Kurniawan, Minta Ojol dan Mahasiswa Tenang
- Instagram @swaranationcom
VIVAJabar – Zulkifli, ayah dari Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, menyampaikan pesan menyentuh kepada sesama pengemudi ojol dan mahasiswa.
Dia meminta semua pihak untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian.
“Saya minta kepada mitra-mitra online, cukup anak saya yang menjadi korban. Saya sudah serahkan kepada penegak hukum, saya sudah pasrah masalah kepergian anak saya. Saya mohon kepada rekan-rekan jangan sampai kejadian seperti anak saya. Itu saja yang saya sampaikan,” ujar Zulkifli, Jumat (29/8/2025).
Selain kepada pengemudi ojol, Zulkifli juga menyampaikan permohonan serupa kepada mahasiswa di seluruh Indonesia.
Dia berharap agar emosi bisa diredam dan kepercayaan penuh diberikan kepada polisi untuk menuntaskan kasus ini.
“Dan mohon juga kepada adik-adikku mahasiswa-mahasiswa di tanah air baik dari Sabang sampai Merauke, tolong percayakan kepada aparat kepolisian. Saya sudah serahkan kepada kepolisian, sudah ada mereka menangkap yang berbuat kepada anak saya,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Zulkifli turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang disebut telah turun tangan meredakan situasi dan memberi dukungan kepada aparat penegak hukum.
“Saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo telah turun tangan untuk memberi jalan kepada aparat-aparat kepolisian,” tambahnya.
Peristiwa tragis yang menimpa Affan terjadi saat ia sedang menyeberang di dekat lokasi demonstrasi.
Rantis Brimob melindasnya hingga tewas di tempat. Insiden ini memicu reaksi luas dari komunitas ojol maupun masyarakat umum.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemudian langsung menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua Affan dan komunitas ojol.
Dia menegaskan, kepolisian akan mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab.
Melalui pesannya, Zulkifli menekankan agar tidak ada lagi korban serupa di kemudian hari.
Dia meminta semua pihak untuk menahan diri dan menaruh kepercayaan penuh kepada proses hukum yang sedang berjalan.