Megawati Hangestri Eks Opposite Red Sparks Tak Terpilih Best 7 V-League, KOVO Diprediksi Rugi Besar

Megawati Hangestri Pertiwi
Sumber :

VIVA Jabar –Federasi bola voli Korea Selatan KOVO saat ini langsung mendapatkan sebuah kerugian pada saat mengumumkan penghargaan best 7 V-League akan tetapi tidak ada nama Megawati Hangestri.

img_title Gerald Vanenburg Gagal Bawa Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia, Netizen Minta Ganti Pelatih

Padahal sebelum melakukan pengumuman pada Senin 14 April 2025 lalu Megawati ini sempat disebut-sebut masuk best 7 untuk posisi opposite terbaik, namun pada saat pengumuman dilakukan nama Megawati tidak disebutkan. 

Karena Megawati tidak terpilih banyak sekali reaksi dari penggemar voli khususnya Indonesia, dan berselang beberapa saat KOVO mendapatkan sebuah kerugian yaitu dalam berbentuk non materil.

img_title Ibunda Megawati Hangestri Beri Pesan Mendalam Sebelum Kepergian ke Turki, Ini Isinya

Telah diketahui dalam kerugian tersebut berawal dari sebuah rasa kecewa para penggemar Megawati khususnya merupakan penggemar di Indonesia. 

 

img_title Bandung Zoo Rugi Rp2,7 Miliar Usai Tutup Saat Liburan

Megawati Hangestri Pertiwi

Photo :
  • -

Mereka telah menilai bahwa Megawati lebih baik dan layak menerima penghargaan sebagai opposite terbaik dalam best 7 V-League 2024 2025.

Dalam sebuah anggapan tersebut tidak dapat dipisahkan dari sebuah statistik permainan Megawati pada musim ini serangan-serangan Megawati yang telah dinilai dapat membawa Red Sparks masuk ke laga final Liga voli Korea 2024-2025. 

Belum lagi Megawati ini sempat mendapatkan Dua kali MVP saat musim reguler 2024-2025. 

Sedangkan untuk Gyselle Silva yang memenangkan opposite terbaik dirinya hanya mendapatkan satu kali MVP dan menjadi top skorer di musim reguler.

Sehingga banyak sekali para netizen Indonesia yang meninggalkan kekecewaan dalam bentuk komentar. 

"Semakin memantapkan niat untuk tidak mengikuti kovo lagi," tulis netizen.

"Boikot KOVO," tulis netizen lainnya.

"Bagus deh Mega gak perpanjang kontrak disana,"

Adapun terdapat sebuah kerugian yang dialami KOVO yang harus diterimanya yaitu sikap atau aksi boikot KOVO dari netizen Indonesia.

Sementara sebuah kerugian dan materil yang diterimanya merupakan berkurangnya para pengikut akun media sosial resmi dari KOVO.

Melansir dari akun media sosial Instagram KOVO saat ini para pengikutnya hanya tinggal 113.000 dan jumlah tersebut berkurang cukup drastis.

Tentunya ini akan menurunkan sejumlah penikmat Liga voli di Korea Selatan musim depan.*