Terkini, David Mulai Belajar Makan Pasca Koma

Cristalino David Ozora
Sumber :
  • intipseleb.com

Jabar – Tindak kekerasan yang menimpa putra Pengurus Pusat GP Ansor, Cristalino David Ozora masih menyedot perhatian khalayak. Terlebih ketika mencuat wacana tawaran damai bagi pelaku.

img_title Tolak Permintaan Kakak Kelas, Pelajar SD Blanakan Subang Dianiaya Kakak Kelas Hingga Koma

Terlepas dari itu, Kondisi David kian menunjukkan perkembangan yang baik. Diketahui melalui cuitan twitter ayahnya, Jonathan Latumahina sekarang David sudah dapat membuka mata.

img_title Aniaya Bocil 2 Tahun hingga Trauma, Pemilik DayCare di Depok Dipolisikan Ortu Korban

Video yang diunggah Jonathan Latumahina tersebut, menampilkan posisi David yang sedikit bersandar dengan didampingi perawat di dekatnya yang sedang menyuapi David makanan. David, terlihat mulai bisa menerima suapan tersebut meski dengan agak susah.

Sementara ayahnya, tampak memegang tangan David sembari mengelusnya.

img_title Pelajar SMP di Subang Meninggal Akibat Dianiaya Geng Motor, Pihak Berwenang Diminta Bertindak Tegas

“Buka mulut, buka, nah pinter,” kata Jonathan Latumahina dikutip dari Twitternya, Minggu, 19 Maret 2023.

Meski masih kesulitan menggerakkan anggota tubuhnya, namun hal ini menunjukkan tanda-tanda kemajuan dari kondisi David pasca penganiayaan.

Sementara itu, ayah maupun orang terdekat David kerap kali membagikan update terkini dari kondisi David. Sebelumnya, Nong Andah Darol Mahmada, sahabat dari ayah David Ozora mengatakan bahwa putra dari Petinggi GP Ansor itu memang sudah membuka mata. Sesekali David mengedipkan mata dan menggerakan tubuhnya.

"Kondisinya makin baik terutama kondisi kuantitatifnya (gerak motoriknya). Makanya di video ini kita bisa liat mata David sudah terbuka, wajahnya segar," tulis Nong Andah Darol Mahmada di Instagram, Kamis, 16 Maret 2023.

Di sisi lain, David Ozora masih terus berjuang untuk kesadaran kualitatif. Sebab hingga kini belum terlihat perkembangan yang signifikan.

"(informasi dari ayah David) David akan mulai melakukan terapi stemcell," ucap Nong Andah Darol Mahmada.