Profil Hercules, Mantan Preman Legendaris Tanah Abang

Nia Dania dan Hercules
Sumber :
  • Kolase tvOne

VIVA Jabar – Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) Rosario de Marshall atau akrab disapa Hercules mendadak menjadi perhatian publik di media sosial. 

img_title Persib Bandung vs Persebaya, Big Match Panas Sudah Dimulai

Berawal dari beredar video ajakan duel yang disampaikan seorang pria yang menyebut dirinya sebagai Abah dan dianggap sebagai Jawara Garut di media sosial, khususnya X. 

Ajakan duel satu lawan satu ini viral yang diunggah oleh akun X @m1n4_95.

img_title Persib Bandung Gaet 11 Pemain Asing, Andrew Jung Jadi Andalan Baru

Ajakan duel ini juga karena pria tersebut tak suka Hercules mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Adapun nama Hercules tak pernah asing di telinga masyarakat karena sepak terjangnya di kehidupan preman. Berikut profil selengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

img_title 9 Kuliner Malam Bandung yang Lagi Viral, No 7 Bikin Ketagihan

Profil Hercules

Perjalanan hidup Hercules dari malang melintang di dunia preman hingga menjadi pebisnis sangat panjang.

Hercules dikenal sebagai preman legendaris yang membangun daerah kekuasaannya di Tanah Abang, Jakarta.

Adapun Hercules sebelum hidup di Jakarta, tinggal di Timor Timur dengan banyak bekerja sebagai tenaga bantuan untuk operasi militer TNI.

Sayangnya Hercules perlu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat karena untuk menyembuhkan luka di tangan.

Namun, tangannya tersebut ternyata harus diamputasi.

Hercules akhirnya kabur karena tidak tahan dirawat di RSPAD dan hidup menjadi gelandangan di Tanah Abang.

"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif.

Kehidupan preman dimulai, Hercules awalnya tidak disegani dan sering dilawan oleh preman lain.

Oleh karena itu, Hercules selalu membawa golok panjang karena takut dibunuh.

"Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan. Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," ungkap dia.

Hercules dan kelompoknya malang melintang di kawasan Tanah Abang sejak 1980-an.

Pria berambut ikal ini sering kali lolos dari kematian, sebab itu dia mulai disegani banyak orang karena keberaniannya.

Halaman Selanjutnya
img_title