Rempang Eco City Jadi Target Model Transmigrasi Modern

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara
Sumber :
  • Istimewa

VIVAJabar – Kementerian Transmigrasi resmi menyerahkan 94 Sertipikat Hak Milik (SHM) kepada warga Tanjung Banun.

img_title Sri Mulyani Dicopot Prabowo, Media Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Penyerahan ini melengkapi 68 sertifikat yang telah diberikan sebelumnya, sehingga total kini 162 bidang tanah resmi menjadi milik masyarakat setempat.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyampaikan salam hormat dan pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. 

img_title Reshuffle Kabinet, Prabowo Tambah Kementerian Baru Haji-Umrah

Presiden berkomitmen membantu masyarakat Rempang agar investasi masuk dengan baik, sehingga kesejahteraan meningkat dan angka kemiskinan menurun.

“Ke depan, kami akan memberdayakan transmigrasi lokal dan memindahkan sumber daya manusia unggul ke kawasan ini,” katanya.

img_title Tegas, Prabowo Pastikan DPR Hapus Tunjangan dan Hentikan Kunker LN

Rempang Eco City kami jadikan model transmigrasi modern yang mengedepankan pembangunan hidup bersama dan gotong royong,” jelas Menteri Iftitah saat bertemu warga.

Pemberian sertipikat tanah ini bagian dari program Trans Tuntas, yang memastikan kepastian hukum atas hak tanah bagi para transmigran di kawasan Rempang. 

Acara penyerahan sertipikat dihadiri pejabat pusat dan daerah, termasuk Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, DPRD, Pemda, ATR/BPN, TNI, dan Polri. 

Sinergi kuat antar lembaga ini diharapkan mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi modern yang terintegrasi.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan kebanggaannya atas kemajuan Tanjung Banun. 

“Semoga kehadiran pemerintah semakin membantu warga sesuai harapan mereka. Sarana dan prasarana akan dibangun secara lengkap, mulai dari sekolah, kantor, pelabuhan, SPBU, hingga fasilitas ibadah,” ujar Amsakar.

Menteri Iftitah juga mengapresiasi koordinasi antara BP Batam dan Kementerian ATR/BPN yang telah menyelesaikan penerbitan sertipikat hingga sampai ke tangan warga.

Menteri Transmigrasi menyapa mahasiswa KKN UMRAH dan mengumumkan sejumlah program lanjutan di Rempang, antara lain pembangunan rumah, sistem air bersih, dermaga, cold storage, dan optimalisasi lahan pertanian lima hektare. 

Rencana pembangunan Kampus Patriot dengan sistem pembelajaran hybrid juga disiapkan untuk mencetak SDM unggul.

“Orang terdidik akan mengubah alam dan teknologi menjadi satu. Tahun ini ada 70 peneliti yang akan melakukan riset di Rempang Eco City,” kata Menteri Iftitah.

Menteri juga mengumumkan kolaborasi dengan BP Batam untuk mengembangkan Pulau Galang sebagai kawasan transmigrasi berbasis pertanian dan peternakan, mendukung swasembada pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Halaman Selanjutnya
img_title