Gas Air Mata Masuk Kampus, Dedi Mulyadi Datangi Unisba

Dedi Mulyadi Bareng Rektor UNISBA
Sumber :
  • Tiktok @KangDediMulyadi

VIVAJabar – ‎Insiden penembakan gas air mata yang menyasar hingga kawasan kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Taman Sari, Bandung, Senin (1/9/2025) malam, menuai perhatian serius. 

img_title Dedi Mulyadi Geram, Sampah Pasar Caringin Tak Kunjung Terselesaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung mendatangi Unisba untuk mendengar penjelasan langsung dari pihak kampus dan mahasiswa.

‎Dedi datang seorang diri ke kampus dan bertemu dengan Rektor Unisba, Harits Nu’man, serta jajaran Presiden Mahasiswa yang dipimpin Kamal Rahmatullah, Selasa (2/9/2025). 

img_title HUT Karawang ke-392, Dedi Mulyadi Minta Kota Lebih Rapi dan Estetik

‎Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam sebelum Dedi menyampaikan hasil pembicaraan.

‎“Hari ini kita bertemu ya, kemudian bertanya apa yang terjadi dan tadi saya sudah mendapat penjelasan secara konprehensif dari teman-teman presiden mahasiswa dan kemudian dari Pak Rektor,” ujar Dedi.

img_title Fakta Baru, Dedi Mulyadi Klarifikasi Anggaran Dinas Gubernur Jauh dari Isu Rp2,8 Miliar Per Bulan

‎Dalam kesempatan itu, Dedi mengungkapkan adanya dugaan pihak eksternal yang ikut menunggangi aksi mahasiswa, sehingga memicu kekacauan di lapangan.

‎“Yang tidak ada kaitannya dengan tuntutan, sehingga sering terjadi chaos ketika pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.

‎Dia juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang berdemo ke DPRD Jawa Barat sebenarnya telah kembali ke kampus sekitar pukul 17.00 WIB tanpa melakukan keributan. 

‎Namun, situasi berubah ketika muncul kelompok tidak dikenal yang berusaha menghadang di luar kampus.

‎“Kita tidak bisa menjelaskan mana karena saya kan bukan penyidik yang bisa mengidentifikasi. Tetapi kemudian terjadilah konflik di jalan dan konflik di jalan itu segala kemungkinan akan terjadi karena waktunya malam hari, kemudian kedua belah pihak sama-sama sudah lelah sampai malam,” jelasnya.

‎Insiden ini menambah sorotan terhadap dinamika unjuk rasa mahasiswa di Kota Bandung. 

‎Kehadiran Dedi Mulyadi di Unisba diharapkan bisa meredakan ketegangan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah, pihak kampus, dan mahasiswa.