Bey Optimistis Kereta Cepat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin di Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Sumber :
  • Humas / DKIS (Biro Adpim) Jabar

VIVA Jabar - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin optimistis kehadiran Kereta Cepat Jakarta - Bandung akan membawa pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Jabar. 

img_title Jarang Terekspos, 4 Destinasi Estetik di Jawa Barat yang Bikin Liburan Makin Berkesan

Apalagi kereta cepat melewati tiga stasiun di Jabar, yakni stasiun di Kabupaten Karawang, Padalarang (Kabupaten Bandung Barat), dan Tegalluar (Kabupaten Bandung). 

"Kami yakin membawa pertumbuhan ekonomi Jabar, serta menumbuhkan pusat - pusat ekonomi baru," ujar Bey di Depo Kereta Cepat Tegalluar, Sabtu (9/9/2023).

img_title Diserang Isu Tunjangan Fantastis, Dedi Mulyadi Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Bey sendiri di Depo Tegalluar menghadiri pembukaan Basis Pertukaran Ilmu Pengetahuan dan Budaya Kereta Api Kecepatan Tinggi Jakarta -  Bandung dan Hari Terbuka Pertama bagi para Penggemar Kendaraan.

img_title Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Selasa 16 September 2025

Menurut Bey, Pemdaprov Jabar mendukung kereta cepat dengan menyiapkan infrastruktur jalan dan moda transportasi dari dan menuju tiga stasiun tersebut. 

"Ada Trans Metro Bandung, Bandung Rapid Transit, dan yang lainnya siap mendukung akses yang diperlukan," katanya.

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Photo :
  • Humas / DKIS (Biro Adpim) Jabar

Mengenai acara di Depo Tegalluar, Bey mengapresiasi karena ada pertukaran ilmu pengetahuan. 

"Kita berharap masyarakat memilih public transport sehingga mengurangi bahaya efek rumah kaca," katanya.

"Mari gunakan kereta cepat, agar perjalanan makin menyenangkan," ajak Bey.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir di Depo Tegalluar, menyebut kehadiran kereta api cepat merupakan simbol persahabatan Indonesia - China.

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin di Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Photo :
  • Humas / DKIS (Biro Adpim) Jabar

Kegiatan hari ini, menjadi momen awal proses pertukaran ilmu pengetahuan  dari China kepada Indonesia. Baik mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi perkeretaapian maupun budaya dari kedua negara.

"Jadi komitmen dari China kepada Bapak Presiden RI (Joko Widodo), kepada rakyat Indonesia untuk melakukan transfer teknologi, hari ini dimulai," kata Budi Karya.

Event hari ini pun menjadi kesempatan bagi penggemar kereta api untuk menjadi saksi sejarah beroperasinya kereta cepat di Indonesia.

Budi Karya mengungkap, Presiden Joko Widodo akan turut menjajal Kereta Cepat Jakarta - Bandung pada 13 September. Rencananya Presiden akan meresmikan pada 1 Oktober 2023.

Ilustrasi Destinasi Wisata, Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Photo :
  • Humas / DKIS (Biro Adpim) Jabar

"Insyaallah semua berjalan dengan baik," ucap Budi Karya. "Oleh karenanya Pak Pj (Gubernur) bisa melakukan suatu perbaikan jika ada yang kurang kalau sudah alhamdulillah terima kasih," tambah Budi.

Halaman Selanjutnya
img_title