Sambut Kemerdekaan, Ini 4 Tempat Bersejarah di Bandung yang Wajib Dikunjungi
VIVAJabar - Setiap daerah pasti memiliki bangunan bersejarah, terdapat histori di dalamnya yang wajib diketahui.
Sama dengan Bandung yang memiliki tempat-tempat bersejarah, wajib dikunjungi supaya kamu tahu perkembangan dari masa ke masa.
Berikut daftar 4 tempat bersejarah di Bandung yang bisa kamu kunjungi, guna menambah wawasan pengetahuan sejarah sekaligus berwisata.
1. Gedung Sate
Sebagai salah satu ikon kota Bandung yang dibangun tahun 1920, Gedung Sate merupakan pusat pemerintahan Belanda kala itu.
Dinamai Gedung Sate buka karena ada penjual sate, melainkan atap gedung ini bentuknya seperti tusuk sate.
Dari sinilah nama Gedung Sate berasal, dimana gedung ini dipakai sebagai kantor Gubernur Jawa Barat m
Ada museum di dalamnya dengan menampilkan banyak koleksi bersejarah, seperti foto, dokumen hingga benda-benda peninggalan zaman Belanda.
Sekarang gedung ini menjadi kantor Gubernur Jawa Barat. Wisatawan bisa mengunjungi Museum Gedung Sate yang berada di dalamnya untuk melihat koleksi peninggalan sejarah, seperti foto, dokumen, dan benda-benda zaman Belanda.
Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang dihadiri 29 negara pertama kali diketok di Gedung Merdeka ini.
Gaya bangunan Gedung Merdeka didesain dengan gaya Art Deco yang mewah dan elegan, terlihat keren.
Dalam gedung ini pengunjung yang datang bisa melihat ruang sidang utama, ruang tamu kehormatan, ruang pers, dan galeri foto para peserta konferensi.
3. Museum Konferensi Asia Afrika
Posisi Museum Konferensi Asia Afrika berada di seberang Gedung Merdeka, cukup dekat jarak nya.
Museum ini dibangun, sebagaimana namanya yakni untuk mengabadikan Konferensi Asia Afrika.
Indonesia sudah dinyatakan Merdeka pada tahun 1945, tapi Belanda ingin merebut kembali pada tahun 1946.
Masyarakat Bandung tak ingin menyerahkan kota mereka kepada Belanda, maka lebih baik mereka membakar kota sendiri.
Peristiwa heroik ini pun diabadikan sebagai monumen berbentuk api, semuanya untuk mengenang para pejuang Bandung yang heroik kala itu.