Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Campak, Awas Hati-hati

Penyakit Campak
Sumber :
  • Istimewa

VIVAJabar - Masyarakat harus tahu gejala seperti apa campak, lebih-lebih wajib paham apa sebab yang membuat seseorang kena campak. 

img_title Stunting Bisa Dicegah Sejak Hamil, Ini Rahasia Penting Bagi Calon Ibu

Campak bisa diobati, tapi salah dalam mengobatinya bisa berbahaya untuk tubuh. 

Untuk itu berikut penjelasan soal gejala, penyebab serta cara mengobati campak menurut Alodokter

img_title Cara Mengatasi Campak pada Anak, Kenali Gejala dan Penanganannya

Campak disebabkan oleh infeksi virus Morbillivirus. Virus ini dapat menular dengan mudah melalui droplets atau percikan liur dari mulut dan hidung penderita campak, yang keluar ketika batuk, bersin, atau berbicara. 

Seseorang juga bisa terkena campak ketika menyentuh mulut atau hidungnya setelah memegang benda yang telah terkontaminasi droplets penderita campak. 

img_title Catat Baik-baik! Inilah 4 Tips Saat Terkena Gas Air Mata

Risiko paling rentan untuk terkena campak pun meningkat pada kondisi berikut:

-Bayi yang belum cukup umur untuk mendapatkan vaksin

-Siapa pun yang belum mendapatkan vaksin campak dan MMR secara lengkap 

-Tinggal bersama atau merawat orang yang terinfeksi campak

-Daya tahan tubuh lemah akibat kondisi kesehatan tertentu, seperti menderita HIV/AIDS atau kanker

Berikut ada gejala campak yang harus diperhatikan dengan baik-baik, pahami sedetail mungkin.

Pada umumnya gejala campak akan timbul sekitar 7–14 hari setelah terinfeksi, dengan keluhan awal mirip dengan gejala flu. 

Berikut adalah beberapa gejala campak:

-Demam 

-Lemas

-Pilek atau hidung tersumbat

-Batuk kering

-Diare

-Muntah

-Hilang nafsu makan

-Mata merah, berair, dan sensitif terhadap cahaya

-Muncul bercak putih di dalam mulut

Untuk pengobatan campak bisa lakukan beberapa langkah berikut:

-Campak dapat sembuh dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Namun, untuk membantu meredakan gejala, penderita disarankan untuk melakukan upaya-upaya berikut:

-Banyak minum air putih agar tidak mengalami dehidrasi atau berikan ASI yang cukup jika yang terkena adalah bayi

-Minum obat pereda demam, seperti Alphamol atau Fenris Sirup. Jangan berikan anak aspirin karena dapat memicu terjadinya sindrom Reye

-Beristirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan sehat dan lunak atau mudah untuk ditelan

-Minum obat batuk juga bisa memberikan kompres hangat jika mata merah dan berair

-Minum suplemen vitamin A, seperti Vitamin A IPI atau Vitamin A 200000 IU, sesuai saran dokter

Halaman Selanjutnya
img_title