Anda Penyuka Citarasa Pedas? Yuk Mampir ke Sambal Bakar Indonesia

Destinasi Kuliner, Sambal Bakar Indonesia
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar - Citarasa pedas masih menjadi dambaan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Pedas yang ditimbulkan dari bahan masakan cabai ini, dinilai memberikan tantangan tersendiri bagi pecinta kuliner nusantara.

img_title Bikin Lupa Diet, 7 Kuliner Menggoda Dekat Gedung Sate Bandung

Oleh karena itu, bukan sesuatu yang aneh bila para pengunjung di beberapa gerai kuliner kerap meminta level pedas dengan kategori tertentu hingga batas maksimal. 

Salah satu brand kuliner yang menawarkan aneka menu makanan pedas adalah Sambal Bakar Indonesia.

img_title Sate Jando Gasibu di Bandung, Kuliner Viral yang Bikin Antre Sejak Pagi

Meski baru diluncurkan pada Juli 2022 lalu, perkembangan bisnis Sambal Bakar Indonesia terbilang cukup pesat. 

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

Bisnis kuliner, Sambal Bakar Indonesia ini, didirikan oleh sekelompok anak muda kreatif seperti Richard Theodore dan content creator TikTok Benjamin Master Adhisurya (Iben Ma). 

Di usianya yang terbilang muda, baru 1 tahun, bisnis kuliner Sambal Bakar Indonesia, mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Hingga saat ini, Sambal Bakar Indonesia sudah memiliki 19 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan target akan membuka 25 outlet hingga akhir tahun 2023 ini. 

“Perkembangannya sangat bagus dan feedback masyarakat sangat antusias terbukti di semua cabang Sambal Bakal Indonesia ramai semua,” tutur Richard dalam keterangannya, Sabtu (7/10/2023) lalu.

Meski bisnis ini berkembang karena sempat viral dan booming di media sosial, tetapi Richard meyakini bahwa brand yang dia bangun bukan sekadar bisnis yang maju karena hype semata, tetapi karena memiliki cita rasa makanan yang nikmat. 

“Kami fokus memberikan pelayanan yang terbaik dan produk yang fit to market karena tujuannya bukan hanya untuk viral tetapi ingin menciptakan culture bisnis yang baik agar bisnis ini bisa tetap sustainable,” ucapnya. 

Richard mengakui branding yang dibangun melalui sosial media memiliki dampak yang cukup besar dalam pertumbuhan bisnis ini.

Namun menurutnya, media sosial hanya menjadi salah satu aspek dalam bisnis, masih ada aspek penting lainnya seperti bisnis model dan profitabilitas perusahaan yang menyebabkan Sambal Bakar Indonesia dapat terus melebarkan sayapnya hingga saat ini. 

Destinasi Kuliner, Sambal Bakar Indonesia

Photo :
  • Screenshot berita VivaNews

Apalagi jika bisnis tersebut ingin dikembangkan melalui sistem kemitraan.   Richard mengatakan, sebuah bisnis yang ditawarkan melalui sistem kemitraan tidak bisa hanya sekadar viral semata tetapi harus bisa menguntungkan dan benar-benar memiliki sistem serta model bisnis yang mumpuni agar dapat terus tumbuh dan berkembang.

Halaman Selanjutnya
img_title