Seorang Perwira Polisi Masuk Jaringan Narkoba Fredy Pratama, Dua Bulan Gabung Dapat 800 Juta

AKP Andri Gustami terjerat Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Sumber :
  • screenshoot by Viva

VIVA Jabar - Polda Lampung mengungkapkan bahwa AKP Andri Gustami telah menjadi anggota dalam jaringan narkoba yang dipimpin oleh Fredy Pratama selama dua bulan terakhir. Selama terlibat dalam jaringan tersebut, Andri telah menerima pembayaran sebesar Rp800 juta.

Ammar Zoni Tiba-tiba Buat Pengumuman Menjual Akun Instagram Miliknya, Untuk Nafkahi Anak?

Informasi ini diungkapkan oleh Irjen Pol Helmy Santika, Kapolda Lampung. Peran AKP Andri Gustami adalah memfasilitasi pengiriman narkoba dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa dalam jaringan yang dikendalikan oleh Fredy Pratama.

Tampang Bos Narkoba Jaringan Internasional, Freddy Pratama

Photo :
  • Viva.co.id
Sekelompok Siswi SMKN di Kendari Diduga Pesta Narkoba Jenis Sinte

Eks Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan ini mendapatkan upah sebesar Rp8 Juta dalam setiap 1 kilogram sabu yang diloloskannya.

"Untuk 1 kilogram sabu, dia mendapatkan upah Rp8 Juta," kata Irjen Helmy Santika, Rabu (20/9/2023).

Ammar Zoni Sumpah di Depan Jenazah Ayahnya: Ini yang Terakhir, Saya Gak Akan Sentuh Narkoba Lagi

Selama dua bulan bergabung dalam jaringan Fredy Pratama, Andri Gustami yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan telah meloloskan pengiriman ratusan kilogram narkoba.

"Dari pemeriksaan dia (Andri Gustami), ada ratusan kilogram sabu yang telah berhasil diloloskannya," beber Kapolda Lampung.

Halaman Selanjutnya
img_title