Mengejutkan, Rumah yang Dijarah Massa di Pondok Aren Ternyata Bukan Punya Nafa Urbach
- Viva Jabar
VIVAJabar – Kerusuhan yang terjadi pada dini hari di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengejutkan banyak orang ketika sekelompok massa merusak sebuah rumah yang mereka sangka milik artis dan politisi Nafa Urbach.
Namun, kenyataannya rumah itu bukanlah milik Nafa, tetapi merupakan kontrakan milik mantan suaminya, Zack Lee.
Syamsul, petugas keamanan komplek, menjelaskan bahwa kerumunan itu datang dengan cepat setelah salat Subuh. “Setelah saya selesai salat subuh, tiba-tiba suasana ramai, mereka mencari rumah Nafa,” ujarnya.
Diperkirakan lebih dari 200 orang hadir, sehingga petugas tidak dapat menghentikan tindakan penjarahan yang terjadi.
Barang-barang elektronik seperti televisi, sepatu, pakaian, dan peralatan rumah tangga lainnya langsung diambil oleh para pelaku.
Satu-satunya barang yang tersisa adalah kulkas barangkali karena ukurannya yang terlalu besar untuk dibawa.
Syamsul juga menjelaskan bahwa rumah tersebut memang kerap ditempati oleh Zack Lee, sedangkan Nafa hanya datang beberapa kali dalam seminggu untuk bertemu anak mereka.
Namun, hal itu tidak berarti rumah itu miliknya. Ia menjelaskan bahwa itu adalah kontrakan, bukan properti pribadi mereka.
Dalam penjelasan lain, beberapa pelaku merasa tindakan mereka adalah sesuatu yang "adil" bahkan ada yang berpikir bahwa barang-barang tersebut adalah hak mereka.
Hal ini menambah kerumitan mengenai mengapa penjarahan bisa terjadi tanpa ada perlawanan yang berarti.
Walaupun Nafa merupakan seorang publik figur dan anggota DPR, masalah ini memperlihatkan seberapa mudah salah paham bisa menyebabkan huru-hara.
Penjarahan itu berujung pada kehilangan harta benda, trauma bagi warga, serta menimbulkan pertanyaan besar mengenai tingkat kewaspadaan di tengah kondisi sosial yang tegang.
Ke depan, insiden ini menjadi titik penting bagi aparat keamanan dan masyarakat untuk meningkatkan koordinasi dalam situasi sulit, serta menjaga ketenangan dan kewarasan agar kesalahan seperti ini tidak terulang lagi.