Obesitas Akibatkan MF Sulit Tidur Terlentang

Pria Obesitas 300 Kg, Muhammad Fajri di RSCM
Sumber :
  • Screenshot berita VivaNews

VIVA Jabar - Muhammad Fajri, Pria Obesitas 300 kilogram yang berasal dari Tangerang tengah mendapat perawatan khusus dari tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dalam penanganannya, tim dokter menduga sejumlah penyebab kondisi Fajri mengalami obesitas.

img_title Hati-hati 10 Kebiasaan Sepele yang Ternyata Sangat Berbahaya bagi Kesehatanmu

Dokter Spesialis Anestesi dr. Sidharta Kusuma Manggala, SpAn, menjelaskan kondisi Fajri, pria berbobot 300 Kg, saat ini masih belum stabil. Kondisinya memang sudah cukup berat karena riwayat penyakit pasien bernama lengkap Muhammad Fajri (MF) tersebut.

Arta sapaan Dokter Spesialis Anestesi itu, mengatakan MF ini sudah tidak bisa tidur dengan posisi terlentang yang menandakan adanya masalah pada bagian paru-paru dan jantung.

img_title 4 Menu Makan Malam yang Bikin Tubuh Tetap Ideal

Dikatakannya, maka dari itu, Menteri Kesehatan (Menkes) meminta agar MF segera di rujuk dan ditangani di RSCM, karena melihat kondisi pasien yang memiliki multi kondisi kesehatan.

"Jadi MF satu bulan terakhir memang sudah tidak bisa tidur terlentang, hal ini menandakan ada masalah di bagian paru-paru dan bagian jantungnya," kata Arta dilansir dari viva.co.id

img_title 3 Makan Malam untuk Diet yang Bikin Kenyang dan Sehat

Selama satu bulan sebelum masuk Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), kondisi kesehatan pria berbobot tubuh nyaris 300 kg itu mulai mengalami penurunan. Saat dipindahkan dari RSUD Tangerang, pihak RSCM mencoba memodifikasi ruangan khusus untuk merawat Fajri agar dapat dipantau oleh tim dokter.

“Kemudian pasien masuk ke RSCM dan memang kita bisa melihat kondisinya turun. Kita sudah tangani semuanya, sudah kita berikan alat bantu semuanya, untuk bantuan nafas, dan semuanya di ruang perawatan khusus yang sudah kita siapkan di lantai 1. Dan kondisinya saat ini stabil,” tutur dokter Arta.

Meski ada peningkatan kesehatan, kata Arta, pasien masih tetap membutuhkan berbagai macam pemeriksaan dan tindakan. Jadi, lanjutnya, fokus pemeriksaan sekarang ini lebih ke menstabilkan kondisi pasien.

"Jadi fokus kita menstabilkan MF, setelah stabil kita bisa membicarakan yang selanjutnya tentang tatalaksana kegemukannya," jelasnya.

Dengan berat badan yang tercatat mencapai 280 kg, maka tim dokter menjelaskan bahwa kondisi pasien saat ini memerlukan proses metabolisme tubuh yang begitu besar.

Halaman Selanjutnya
img_title