Buntut Penganiayaan, Mario Dandy Santriyo Dikeluarkan (DO) dari Kampus

Mario Dandy Satriyo
Sumber :
  • intipseleb.com

Jabar – Penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Santriyo kepada putra Pengurus Pusat GP Ansor berbuntut panjang.

img_title Aniaya Bocil 2 Tahun hingga Trauma, Pemilik DayCare di Depok Dipolisikan Ortu Korban

Selain menyeret gadis berinisial A yang disebut-sebut sebagai kekasih Mario, kasus tersebut juga membuat Universitas Prasetiya Mulya mengambil langkah tegas.

img_title Pelajar SMP di Subang Meninggal Akibat Dianiaya Geng Motor, Pihak Berwenang Diminta Bertindak Tegas

Mario Dandy yang merupakan bagian dari Universitas Prasetiya Mulya, kini sudah tidak lagi menyandang status Mahasiswa di kampus tersebut. Pasalnya, pihak kampus dengan tegas mengeluarkan (DO) anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak itu setelah terbukti melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar bernama Cristalino David Ozora.

Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Djisman Simanjuntak mengatakan kalau pimpinan kampus telah memantau sebaik-baiknya semua informasi tentang tindak kekerasan yang diduga kuat dilakukan tersangka Mario Dandy kepada David.

img_title Profil Aghnia Punjabi, Selebgram yang Anaknya Dianiaya Babysitter

Lebih lanjut, ia pun mengecam keras tindakan penganiayaan yang dilakukan anak pegawai pajak bernama Rafael Alun Trisambodo tersebut.

"Mengecam keras tindak kekerasan itu karena bertentangan dengan kemanusiaan dan melanggar Kode Etik dan Peraturan yang tercantum dalam Buku Pedoman Mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya," ungkapnya dalam siaran pers yang diunggah di akun Universitas Prasetiya Mulya.

Pihak kampus juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa David.

Tak hanya itu, berdasarkan rapat pimpinan kampus, Djisman menyatakan kalau Mario Damar sudah di-DO dari Universitas Prasetiya Mulya per tanggal 23 Februari 2023.

"Rapat Pimpinan Universitas Prasetiya Mulya memutuskan untuk mengeluarkan tersangka Sdr. Mario Dandy Satriyo dari Universitas Prasetiya Mulya terhitung sejak tanggal 23 Februari 2023," ungkapnya.

Terakhir ia tak lupa mendoakan David selaku korban penganiayaan Mario Dandy.

"Seluruh civitas akademika Universitas Prasetiya Mulya turut prihatin atas keadaan yang dialami korban dan terus berdoa bagi kesembuhannya," tutup Rektor.