Bawaslu RI Respon Film Dirty Vote yang Viral Bongkar Dugaan Pemilu Curang

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja
Sumber :
  • Berbagai Sumber

VIVA Jabar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akhirnya angkat bicara terkait kritikan terhadap lembaga pengawas Pemilu tersebut yang terdapat dalam film dokumenter berjudul Dirty Vote.

Istana Tegaskan Jokowi Tak Ikut Campur Pembentukan Kabinet Prabowo-Gibran

Salah satu pemeran dalam film tersebut, Feri Amsari yang merupakan pakar Hukum Tatanegara mengatakan bahwa tugas Bawaslu dalam pemilu adalah menangani serta menindak dengan tegas pelanggaran yang terdapat selama pemilu.

Kendati demikian, menurut Feri, Bawaslu hanya mengawasi dan memberi sanksi berupa teguran selama berjalannya pemilu. Karenanya, ia menilai Bawaslu inkompeten dalam melaksanakan tugasnya.

Resmi! KPU RI Umumkan Prabowo-Gibran Menang Pilpres 2024, Berikut Perolehan Suaranya

Seharusnya, menurut Feri, Bawaslu memberi sanksi yang dapat membuat jera pelaku pelanggaran atau kecurangan sehingga tidak terulang lagi.

"Ini merupakan tugas konstitusionalnya untuk mengawasi setiap tahapan penyelenggaran pemilu. Tetapi faktanya Bawaslu Inkompeten," kata Feri.

TKN Prabowo-Gibran Bantah Isu Kecurangan Pemilu 2024

Menanggapi kritikan tersebut, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mempersilahkan segenap elemen masyarakat mengkritik. Namun, Bagja memastikan pihaknya telah bekerja dengan baik.

Oleh karena itu, Rahmat Bagja menyerahkan penilaian terhadap Bawaslu kepada masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title