BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Jaminan Sosial Lebih Inklusif
- BPJS Ketenagakerjaan
VIVAJabar - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi Wadah PERISAI dalam upaya memperkuat peran strategis agen PERISAI dalam menjangkau pekerja sektor informal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan dan efektivitas dalam mengakuisisi kepesertaan melalui kanal mitra.
Kompetensi dan Jaringan
Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, seperti Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Wakil Kepala Wilayah Bidang Kepesertaan, dan seluruh Wadah PERISAI se-Jawa Barat.
Dalam sambutan pembuka, Wakil Kepala Kepesertaan, Alpian, menyampaikan pentingnya melakukan pembinaan secara berkala kepada para Wadah sebagai pengelola agen PERISAI agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
Filosofi PERISAI
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Kunto Wibowo, menegaskan bahwa menjadi PERISAI bukan sekadar menjalankan peran administratif, melainkan perwujudan dari nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Filosofi PERISAI adalah pelayanan yang lahir dari jiwa sosial. PERISAI yang berhasil biasanya bukan hanya bekerja keras, tapi juga bekerja dengan hati. Menjadi PERISAI bukan sekadar mengejar target, tapi tentang menjalankan panggilan sebagai manusia yang peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Kunto, Jumat 27 Juni 2025.
BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Barat
- Istimewa
Ia juga menekankan tiga nilai fundamental yang harus menjadi pegangan bagi seluruh Wadah dan agen PERISAI, yaitu integritas, profesionalisme, dan jiwa sosial.
“Integritas menciptakan kepercayaan publik, profesionalisme mendorong produktivitas dan kualitas akuisisi, sementara jiwa sosial menjadi energi utama yang menggerakkan kerja-kerja kemanusiaan di lapangan,” tambahnya.
Peran Vital PERISAI
PERISAI sebagai mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan memegang peran vital dalam memperluas jangkauan program jaminan sosial ke sektor informal atau pekerja bukan penerima upah.
Mereka bertugas melakukan sosialisasi, menerima pendaftaran peserta, dan mengelola pembayaran iuran secara langsung.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, diharapkan seluruh Wadah dan agen PERISAI di wilayah Jawa Barat dapat meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan,” katanya.
“Bekerja lebih optimal demi tercapainya jaminan sosial yang menyeluruh dan inklusif bagi seluruh pekerja Indonesia.”tutup Kunto.
Seluruh Wadah dan agen PERISAI di wilayah Jawa Barat dapat meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan, dan bekerja lebih optimal demi tercapainya jaminan sosial yang menyeluruh dan inklusif bagi seluruh pekerja Indonesia.*