Sianida Mudah Didapatkan di Indonesia
- Screenshot berita VivaNews
Keluarga Mirna, sebut Djaja, hanya mengizinkan pengambilan sampel dari lambung, darah, hati, dan urine jenazah.
Kasus
- Screenshot berita VivaNews
Hasilnya, lanjut Djaja, kandungan sianida yang ditemukan hanya sebanyak 0,2 mg/liter dalam sampel lambung Mirna.
Dalam pandangan Djaja, kadar sianida sebanyak 0,2 mg kemungkinan merupakan hasil dari proses pembusukan tubuh Mirna, bukan karena unsur kesengajaan konsumsi bubuk sianida.
"Yang diambil tadi adalah darah, hati, isi lambung, dan urin. Semuanya negatif sianida, kecuali lambung yang menunjukkan positif sianida 0,2 mg per liter. 0,2 itu sangat kecil," katanya
"Secara logika, jika ada sianida dalam jumlah besar, maka kecilnya mungkin. Tapi jika tidak ada, maka menjadi pertanyaan besar. Ini bisa saja terjadi akibat pembusukan, di mana pembusukan dapat menyebabkan keberadaan sianida, meskipun dalam jumlah kecil," jelasnya.
Cara Mendapatkan Bubuk Sianida
Dokter Ahli Forensik, Djaja Surya Atmadja memberikan penjelasannya terkait dengan sianida tersebut dan biasanya bisa didapatkan dimana saja.
Sebagai senyawa yang beracun, sianida memang tidak bisa dibeli dengan mudah oleh sembarang orang. Dikatakan oleh dokter Djaja, biasanya sianida itu banyak dipakai untuk fumigasi, yakni orang yang berhubungan dengan kapal.
Selain itu, biasanya juga dipakai oleh orang yang hobi fotografi karena dipakai untuk di ruangan gelap. Biasanya dipakai juga oleh nelayan untuk menangkap ikan hias secara ilegal karena mengakibatkan ikannya mabuk namun tidak mati.
Jadi, kata Dia, harus ada alasan beli untuk digunakan sebagai apa. Karena kalau tidak, tak akan dikasih oleh penjualnya.
"Tapi di Indonesia gampang dapetnya,” kata dokter Djaja
Selain itu, masih kata Djaja, sianida juga biasanya digunakan di perusahaan baja untuk mengeraskan baja itu sendiri.
Kasus
- Screenshot berita VivaNews
Itu berarti, cukup mudah mencari sianida di Indonesia, tak seperti di luar negeri yang sudah pasti tidak akan diperjualbelikan.
"Artinya kalo KCN (senyawa sianida) itu gampang diperoleh, lebih susah kalo kamu belinya di luar negeri. Luar negeri udah pasti gak bakalan dikasih,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, kasus 'Kopi Sianida' pada 2016 silam kembali mencuat setelah Film Dokumenter berjudul 'Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso' tayang di Netflix sejak 28 September lalu.