Keringatan Tengah Malam Tanpa Sebab? Bisa Jadi Alarm Kesehatan!

Platform Digital Layanan Kesehatan
Sumber :
  • Istimewa

 

img_title Penderita Diabetes, Ini Cara Aman dan Lezat Menikmati Daging Kurban Idul Adha!

VIVAJabar - Pernah terbangun di malam hari dengan baju basah oleh keringat, padahal kamu tidak sedang demam atau mimpi buruk? Banyak orang mengira keringat malam hari adalah proses “detoks alami” tubuh, tapi benarkah begitu?.

Fenomena berkeringat di malam hari memang bisa terjadi karena berbagai alasan. Namun, apakah itu tanda tubuh sedang sehat atau justru memberi sinyal bahaya? Yuk, kita bedah fakta unik dan sisi medisnya dalam artikel ini!.

img_title Dokter Gizi Ungkap Porsi Daging Kurban Idul Adha yang Sehat, Banyak yang Belum Tahu!

Apa Itu Keringat Malam Hari?

Keringat malam (night sweats) adalah kondisi ketika tubuh mengeluarkan keringat berlebih saat tidur, meskipun suhu ruangan normal dan tubuh tidak sedang demam.

img_title 5 Kesalahan Olahraga Ini Bisa Bikin Cedera Parah Tanpa Disadari!

Ini berbeda dengan berkeringat karena suhu kamar panas, selimut tebal, atau mimpi buruk. Keringat malam biasanya muncul konsisten dan bisa membuat pakaian atau sprei basah kuyup.

Detoksifikasi Lewat Keringat: Mitos atau Fakta?

Banyak orang percaya bahwa keringat termasuk yang muncul di malam hari—adalah proses detoksifikasi tubuh. Sayangnya, ini adalah mitos yang belum didukung bukti ilmiah kuat.

Faktanya, fungsi utama keringat adalah mengatur suhu tubuh, bukan membuang racun. Hati dan ginjal adalah organ utama untuk detoksifikasi, bukan kelenjar keringat.

Jadi, berkeringat malam hari tidak otomatis berarti tubuh sedang “membersihkan racun”.

Kapan Keringat Malam Jadi Masalah?

Jika kamu sering berkeringat saat tidur tanpa pemicu yang jelas, ini bisa jadi tanda gangguan kesehatan seperti :

Masalah hormon: seperti tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau menopause. Infeksi seperti TBC, HIV, atau infeksi bakteri kronis. Masalah metabolisme eperti diabetes atau hipoglikemia malam.

Efek samping obat seperti antidepresan atau obat hormonal. Gangguan tidur seperti apnea tidur. Stres dan kecemasan yang sering memicu sistem saraf berlebihan saat malam.

Jika kamu sering mengalami keringat malam berlebih disertai gejala lain seperti penurunan berat badan, lelah ekstrem, atau demam ringan, sebaiknya konsultasi ke dokter.

Pengaruh Keringat Malam Terhadap Tidur

Berkeringat di malam hari bisa mengganggu kualitas tidur secara signifikan. Kamu bisa terbangun beberapa kali, sulit tidur kembali, atau merasa tidak segar saat bangun.

Halaman Selanjutnya
img_title