Tapai Ketan Warisan Kuliner Khas Kabupaten Kuningan
- Pinterest @Fitriya Chairiyah
VIVA Jabar – Tapai Ketan atau peuyeum ketan merupakan jajanan khas Kabupaten Kuningan yang sudah ada sejak nenek moyang masih hidup. Makanan ini diwariskan secara turun-temurun. Dulu, warga lokal biasa memasak tapai ketan di acara-acara besar seperti pernikahan, sunatan, dan lain-lain.
Tapai Ketan
- Pinterest @Fitriya Chairiyah
Dilansir dari kanal YouTube @Budaya Jabar pada Rabu, 5 Januari 2022 bahwa Tapai Ketan merupakan makanan khas Kabupaten Kuningan yang sudah ada sejak nenek moyang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun.
Namun, di zaman modern ini sebagian anak muda tidak lagi tertarik dengan tapai ketan dan sebagian warga lokal sudah memproduksi tapai ketan sebanyak dulu, akan tetapi perusahaan dan penjual kuliner khas Kabupaten Kunigan masih mempertahankan tapai ketan sebagai ciri khas Kabupaten Kuningan.
Bahan-bahan tapai ketan ialah:
1. Beras Ketan
2. Ragi
3. Daun Katuk
4. Daun Jambu
Cara pembuatan tapai ketan:
1. Siapkan panci kukus yang telah diisi air, lalu kukus beras ketan hingga setengah matang
2. Daun katuk yang sudah ditumbuk diberi air lalu diperas sampai kering
3. Angkat ketan setengah matang lalu tambahkan air daun katuk selagi ketan masih hangat
4. Ketan yang sudah dibalur dengan air katuk di masak kembali hingga matang
5. Angkat ketan lalu tiriskan, setelah itu ketan masuk dalam proses pendinginan
6. Selama menunggu proses pendinginan, siapkan panci berisi air mendidih
7. Rebus daun jambu agar bakteri pada dau menghilang
8. Angkat daun jambu hingga agak layu lalu tiriskan
9. Jika ketan sudah dingin ketan ditabur dengan ragi dan dibungkus dengan daun jambu yang sudah di masak.
10. Diamkan di dalam tempat tertutup selama tiga hari.
11. Tapai ketan siap dihidangkan.
Tapai ketan ini bisa tahan sampai dengan 10 hari. Tapai ketan bisa dimasukan ke dalam kulkas dan bertahan hingga tiga bulan apabila tapai ketan sudah dalam proses fermentasi dan langsung dimasukan ke kulkas.
Harga yang dipatok untuk tapai ketan ialah Rp 49 ribu per kotak dan Rp 99 ribu per ember. Tapai ketan bisa ditemukan di berbagai toko oleh-oleh Kabupaten Kuningan.