Briptu Johan Ditemukan Tewas dengan Luka dan Lebam, Keluarga Tidak Percaya Overdosis

Keluarga alm. Briptu Johan.
Sumber :
  • tvOne news

JabarBriptu Johan Dani Situmorang, anggota Polres Rokan Hilir, tewas secara misterius. Jenazahnya sudah dimakamkan sejak delapan hari lalu, namun hingga kini belum ada kejelasan tentang apa yang menyebabkan kematiannya.

Teuku Ryan Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Restu Ibu Sebelum Menikahi Ria Ricis

Keluarganya tidak terima dengan dugaan overdosis yang disampaikan oleh pihak rumah sakit. Mereka menemukan banyak luka dan lebam di tubuh Briptu Johan saat dimandikan. Mereka curiga bahwa Briptu Johan adalah korban pembunuhan.

"Kami mencurigai penyebab kematian almarhum yang tidak wajar. Untuk itu kami memohon bantuan Polda Riau mengusut, sehingga pihak keluarga bisa tenang menerima semua ini," ungkap pengacara keluarga Ramses Situmorang, mengutip tvOne News, Rabu (7/2/2024).

Seorang Remaja di Subang Ditusuk Gengster hingga Tembus ke Paru- Paru

Keluarga Briptu Johan juga memberikan keterangan kepada media, agar kasus ini mendapat perhatian publik. Mereka menunjukkan beberapa luka akibat benda tajam pada kaki dan tangan serta lebam-lebam di sekujur tubuh Briptu Johan.

"Saya disini melapor pada Bapak Polda Pekanbaru semoga terungkap kasus anakku ini. Karena menurut kami, tidak wajar meninggalnya anak kami," ungkap ibunda dari Briptu Johan, setelah membuat laporan di Polda Pekanbaru, pada Rabu (7/2/2024).

Agenda Pembacaan Eksepsi, JPU Sebut Kuasa Hukum Yosep Kurang Cermat

Ibunda Briptu Johan mengatakan, anaknya berangkat bertugas dalam keadaan sehat, namun pulang dalam keadaan mayat. Dia tidak percaya bahwa anaknya meninggal karena overdosis.

"Anak kami ini berangkat dia tugas sehat-sehatnya dia, mengapa dia pulang setelah menjadi mayat, banyak luka yang kami dapatkan di dalam tubuhnya," ujar ibu Briptu Johan.

Dalam laporan yang dibuat oleh keluarga, disebutkan bahwa ada dugaan pembunuhan terhadap Briptu Johan. Mereka menemukan banyak darah dari tangan sebelah kiri, leher memar, dada lebam hingga perut, bahkan sampai ada luka sayatan di kedua tangan dan juga perut kirinya serta paha kanan.

Keluarga Briptu Johan mengetahui kematian anaknya pada Minggu (28/01/2024) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka mendapat kabar duka dari rekan Briptu Johan bahwa dia sudah meninggal sejak berada di RS Athaya Medika, Tanah Putih.

Mereka langsung bergegas ke rumah sakit tersebut untuk memastikan kebenaran kabar tersebut. Di sana, mereka melihat jenazah yang diduga milik Briptu Johan, namun tidak ada penjelasan tentang penyebab kematiannya.

Setelah melalui beberapa prosedur, keluarga Briptu Johan akhirnya bisa membawa pulang jenazah anaknya dan menguburkannya. Pihak Polres Rokan Hilir juga menggelar upacara pemakaman dengan hormat.

Namun, sampai saat ini, keluarga Briptu Johan belum mendapat informasi pasti tentang sebab kematian anaknya, baik dari pihak rumah sakit maupun dari pihak Polres. Mereka merasa tidak puas dengan penanganan kasus ini.

Kecurigaan akan sebab kematian Briptu Johan yang mendapat banyak luka dan lebam-lebam di sekujur tubuhnya telah diketahui oleh pihak keluarga.

"Kami minta Polda Riau turun tangan dengan kasus ini, menyelidiki dengan tegas dan jujur sebab kematian almarhum. Tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga pihak keluarga bisa puas dan kematian almarhum jelas," ungkap Ramses.