Berpotensi Merusak Kapal, Ratusan Nelayan Subang Minta Pengerukan Sedimentasi

Kapal nelayan kandas akibat sedimentasi.
Sumber :

Jabar – Ratusan nelayan mengeluhkan sedimentasi (pengendapan material) di 6 Muara sungai perairan Kabupaten Subang

Sekda Jabar Tekankan Empat Analisis Kunci di Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029

Antara lain di Patimban, Genteng, Mayangan, Muara Ciasem, Blanakan, dan Rawameneng 

Dengan ketinggian 60-70 centimeter, nelayan khawatir ketika bagian bawah kapal (lunas) menjadi rusak karena kandas sebelum mencapai Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Terbitkan Pergub Pembayaran Pajak : Mau Bayar Tapi Dipersulit

"Kapal kami jadi kandas, sebelum mencapai TPI. Ini terjadi sejak tiga bulan yang lalu," ujar nelayan Blanakan, Agus Hidayat kepada Viva Jabar, Senin (3/6).

Menurutnya, dengan ketinggian sedimentasi, selain berpotensi merusak bagian bawah kapal, juga menghambat produktivitas saat menangkap ikan. Karena para nelayan harus menunggu saat air pasang.

Gubernur Dedi Mulyadi Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat dari Kemensos di Jawa Barat

Agus mengatakan, pihaknya telah mengadukan hal tersebut pada pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang,agar dilakukan pengerukan sedimentasi.

"Sejak bulan April kita sudah mengadukan hal tersebut pada DKP, namun belum ada realisasi," ucap dia.

Halaman Selanjutnya
img_title