Sosok Dini Sera Afrianti, Korban Penganiayaan Maut di Surabaya

Dini Sera Afrianti
Sumber :
  • Berbagai Sumber

VIVA Jabar – Perempuan asal Sukabumi bernama Dini Sera Afrianti (DSA) alias Andini, menjadi korban penganiayaan sadis hingga meregang nyawa. DSA mengalami penganiayaan maut itu di Blackhole KTV Surabaya oleh pacarnya sendiri yakni Gregorius Ronald Tannur (GRT) yang merupakan anak anggota DPR RI.

Pihak Tersangka Berencana Temui Keluarga Dini Sera Afrianti, Ini Respon Pengacara Korban

Dilansir dari berbagai sumber, DSA merupakan TikToker asal Sukabumi, Jawa Barat. Ia diperkirakan berusia 29 tahun. DSA diketahui adalah seorang janda satu anak yang kini berusia 12 tahun.

Sejak beberapa tahun silam, DSA terpisah dari keluarga dan anaknya karena harus bekerja ke Surabaya. Di Kota Pahlawan itulah DSA mengadu nasib hingga bertemu dengan GRT. Mereka pun menjalin hubungan asmara dan dikabarkan tinggal di sebuah apartemen di Surabaya.

Viral, Ini Isi Voice Note Andini Sebelum Tewas di Tangan Ronald Tannur

Kuasa hukum keluarga korban, Dimas Yemahura mengungkapkan bahwa DSA sering mendapat perlakuan kasar dari GRT. Namun, yang terparah adalah kali ini hingga berujung kematian.

"Pernah beberapa kali saudara Andini mengalami hal seperti ini. Tapi yang paling parah Andini sampai korban mengirimkan voice note (penganiayaan) ke salah satu teman," tutur Dimas.

Aniaya Dini Sera Hingga Tewas, Ini Ancaman Hukuman pada Ronald Tannur

Seolah mengungkapkan kisah hidupnya, sebelum peristiwa nahas menimpa dirinya DSA sempat mengunggah sebuah konten yang membahas kematian dan pengorbanan seorang perempuan untuk pasangannya.

"Ceweknya mati-matian jaga hati buat cowoknya. Eh cowoknya mati-matian buat matiin ceweknya," tulis Dini.

Halaman Selanjutnya
img_title